oleh

Matangkan Kesiapan Digital, MIN 2 Tapin Gelar Simulasi CBT OMI 2026

KALSEL.SIN.CO.ID – Menjelang ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tapin menggelar simulasi dan uji coba Computer Based Test (CBT), Minggu (06/09/2026) di ruang laboratorium komputer madrasah ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan teknis serta adaptasi digital para siswa.

Simulasi ujian berbasis komputer tersebut diikuti oleh enam peserta didik pilihan yang menjadi utusan madrasah pada ajang OMI 2026 untuk bidang Matematika dan IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Delegasi ini terdiri dari dua siswa kelas 6, dua siswa kelas 5A, dan dua siswa kelas 5B.

Baca Juga  Mensos Gus Ipul: Ketum SMSI Firdaus Yang Membuat Kami Terperangkap Di Sini

Dalam pelaksanaannya, madrasah memfasilitasi enam unit laptop yang terhubung dengan jaringan internet stabil. Proses simulasi didampingi secara intensif oleh dua guru pembimbing, Rahmawati, S.Pd.I. dan Khairunnisa, S.Pd., guna melatih navigasi aplikasi ujian, manajemen waktu, hingga penanganan kendala teknis.

Kepala MIN 2 Tapin, Hj. Rumsiah, S.Pd.I., M.M., menegaskan pentingnya penguasaan teknologi digital dalam mendukung keberhasilan siswa di ajang nasional.

Baca Juga  KUR BRI 2023 Sudah Dibuka, Simak Syarat dan Ketentuannya!

“Ajang OMI 2026 berbasis CBT menuntut kesiapan matang, baik dari penguasaan materi maupun kelancaran mengoperasikan perangkat. Melalui uji coba ini, kami berharap para siswa semakin terbiasa, percaya diri, dan teliti sehingga mampu mengukir prestasi terbaik,” tutur Rumsiah.

Sementara itu, Guru Pendamping OMI, Rahmawati, S.Pd.I., menyampaikan bahwa simulasi berjalan lancar tanpa hambatan teknis. Setelah tahapan uji coba sistem selesai, tim pembimbing akan berfokus pada pemantapan materi ajar Matematika dan IPAS.

Baca Juga  Instruksi Gubernur Nomor 17 Tahun 2021 Terkiat PPKM, Gubernur Banten Minta Kepala Daerah Tingkatkan Posko Penanganan Covid-19

Melalui kegiatan simulasi ini, MIN 2 Tapin optimistis melahirkan delegasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga terampil secara digital dan siap bersaing di tingkat kabupaten hingga nasional.(***)

News Feed